Langsung ke konten utama

Rindu Ibu Pertiwi Saat Hari Terakhir di Negeri Singa

Masih ada waktu setengah hari di negara kota ini. Masih ada waktu untuk cari sarapan dan cari oleh – oleh tambahan di Orcard Road. 

Sebelum ke Orchard Road, Travelista sempatkan sarapan di salah satu gerai cepat saji di bawah apartemen. Padahal mah kalau ditanya ngapain jauh – jauh ke Singapura makannya di gerai cepat saji ? Jawaban Travelista ada menu yang tidak ada di Indonesia.

Burger Turkey nama menunya. Rasanya JUARA !!! Rasanya pengen lama – lama ngunyahnya. Hehehe... 

Setelah sarapan selesai, Travelista naik MRT dari stasiun China Town transit di stasiun Dhoby Ghaut lalu naik MRT jurusan Jurong East turun di stasiun Orchard. Tujuannya adalah mencicipi Ice Cream yang banyak dijajakan di sepanjang Orchard Road dan mampir ke toko souvenir yang banyak terdapat di Lucky Plaza. Siapa tau ada yang murah. Hehehe...  

Ada satu hal unik saat Travelista ke kawasan Orchard Road. Di mana Travelista melihat gerai minimarket yang sempat booming menjadi tempat nongkrong bergengsi anak muda di kota - kota besar di Indonesia beberapa tahun lalu. Di Negara Kota ini hanya pakai tenda. Emang yang namanya ke barat – baratan akan menjadi gengsi tersendiri bagi Orang Indonesia. Hmmm…

Setelah mencicipi Uncle ice cream dan dapat oleh – oleh tambahan. Sekarang saatnya kembali ke People Park untuk check out dari apartemen dan menuju Changi. 

Senang rasanya akan segera pulang ke tanah air. Karena Travelista sudah mulai bosan dengan kehidupan yang monoton di negara kota ini. Semua orang sibuk bekerja dan sibuk dengan gadgetnya masing – masing. Sibuk menyapa teman di social media yang entah di mana. Jauh terasa dekat, dekat terasa jauh. Sebuah fenomena yang sudah mulai menjangkit di Indonesia beberapa tahun terakhir ini. Hmmm... 


Waktunya pulang ke pangkuan Ibu Pertiwi. Betapa rindunya aku pada keramahanmu Ibu.


Pesan moral :
  1. Ke negeri mana pun kamu pergi. Pastikan kamu tetap setia dengan budaya negerimu. 
  2. Pergilah ke luar negeri, agar kamu tau betapa bangganya menjadi bagian dari negerimu. 
  3. Jangan sia – siakan sesuatu yang berlimpah, karena ia akan menjadi sangat berharga disaat ia menjadi langka.
  4. Teknologi adalah perangkat untuk mendekatkan jarak dan ruang temu. Namun jangan sampai teknologi membuat yang jauh terasa dekat tetapi yang dekat terasa jauh. 

Komentar

ARTIKEL PALING BANYAK DIBACA

Berwisata di Delta Sungai Mahakam

Kali ini Travelista piknik ke kota Tenggarong. Sebuah kota yang berjarak sekitar 30 km dari pusat kota Samarinda. Perjalanan dari Samarinda ke Tenggarong, Travelista tempuh sekitar 1 jam perjalanan dengan menggunakan sepeda motor. Melewati jalan berbukit di tengah hutan Borneo merupakan sebuah pengalaman mengasikkan menjelajahi dua kota terbesar di Kalimantan timur secara bersamaan. Saat nanti tiba di perbatasan kota, Sobat Piknik akan disambut oleh patung Lembu Swana. Terus saja menyusuri jalan AP Mangkunegara hingga akhirnya Sobat Piknik tiba di salah satu ikon kota Tenggarong yaitu jembatan Tenggarong yang membentang di atas sungai Mahakam. Setelah melintasi jembatan, spot iconic Tenggarong lainnya adalah Jam bentong yang berarti jam besar dalam bahasa kutai. Monumen yang berfungsi sebagai tourism centre kota Tenggarong ini diresmikan pada tanggal 2 mei 2002 oleh Bupati Kutai Kartanegara periode 1999 - 2004 Syaukani Hasan Rais. Dari jam bentong, spot piknik yang Tra...

Masjid Tua di Tengah Pemukiman Padat Jakarta

Gabut di hari libur. Travelista bingung mau ngapain ? Diam di rumah sudah bosan sekali karena cukup sering WFH. Mau ke tempat wisata juga tidak seru karena tidak bisa mengajak Si buah hati.  Setelah melihat berita bahwa jumlah penumpang kereta api tidak sepadat di masa sebelum pandemi.  Seketika timbul ide Travelista untuk piknik naik kereta. Pilihannya jatuh pada KRL yang tak perlu rapid test untuk menaikinya.  Setelah menentukan moda transportasi, hal selanjutnya adalah menentukan stasiun dan destinasinya.  Segera Travelista download peta KRL dari situs www.krl.co.id untuk mengetahui jurusan akhir KRL yang ada.  Rute KRL (Source : www.krl.co.id) Setelah Travelista pelajari, pilihan stasiun destinasi jatuh pada stasiun angke.  Kenapa stasiun angke ? Karena tak lepas dari sejarah tentang asal usul penamaan daerah angke. Bergegas Trevelista menuju stasiun dekat rumah menunggu KRL jurusan angke. Kereta pun tiba, segera Travelista naik ke kereta yang nampak k...

Gunung Api di Tengah Laut

Piknik kali ini Travelista ikut open trip ke gunung api yang ada di tengah laut. Pulang kantor Travelista langsung menuju terminal Pulogadung yang merupakan terminal terdekat dengan kantor.  Dari terminal Pulogadung Travelista naik bus jurusan Merak dengan tarif Rp 28.000 perorang dengan waktu tempuh sekitar 3 jam.     Tiba di terminal Merak jam 00:30 dini hari dan ini adalah meeting point sebelum naik kapal Ferry. Setelah Sobat Piknik yang ikut open tirp berkumpul semua, Travelista di arahkan untuk segera naik kapal Ferry yang akan berlayar jam 01:00.  Oh ya Sobat Piknik, tiket kapal Ferry jurusan Merak – Bakauheni dan sebaliknya adalah Rp 13.000 untuk dewasa dan Rp 7.000 untuk anak – anak. #Sudahtermasukpakettrip.   Setelah terombang – ambing di selat Sunda selama 3 jam. Akhirnya kapal pun bersandar di pelabuhan Bakauheni. Dari Bakauheni perjalanan diteruskan dengan menggunakan angkot carteran menuju dermaga Canti deng...